Niat 100%, Saya Ingin Tanpa Tapi, Saya Mau Tanpa Nanti

 

Seorang pembelajar, itulah saya. Belajar setiap saat, di mana pun dan kapan pun telah menjadi hasrat terdalam yang pernah saya niatkan dan pembelajaran paling berkesan untuk hidup saya, ada pada cerita kali ini. Cerita ini merupakan salah satu impian besar sepanjang hidup saya, impian yang sempat saya ragukan akan tercapai, impian yang menguras banyak pertimbangan, dan akhirnya, Alhamdulillah Tuhan memudahkan jalan saya untuk mengikuti program luar biasa ini, Training for Trainers 2020 Hypno-NLP Leadership Program oleh PPT MSDM Kuncoro Leadership Training and Consulting.

Saya Hilmi Mudrikah, saya siap belajar

Hari yang dinanti pun tiba, datang sebagai seorang yang ingin berkembang, menjadi niat saya di awal kesempatan ini, lalu saya berangkat dengan senang hati disanding rasa nervous yang juga datang bertubi-tubi hingga tibalah di lokasi, Hotel Kana, Kaliurang, Kel. Hargobinangun, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di hari pertama kala itu, satu per satu wajah baru datang bergiliran, dengan keadaan yang tak jauh berbeda dengan saya, yaitu menggendong tas ransel dan membawa satu buah koper serta puluhan lembar berkas persyaratan TFT (Training for Trainers). Kedatangan peserta disambut ramah oleh para Trainer KLTC yang siap melakukan pengecekan berkas persyaratan dan registrasi ulang untuk seluruh peserta. Setelah melakukan registrasi, saya pun diantar menuju kamar penginapan untuk meletakkan barang-barang pribadi saya sekaligus menjadi tempat istirahat saya selama kegiatan TFT delapan hari ke depan.

Selanjutya, saya dan peserta lainnya melangkah menuju kelas yang begitu luar biasa bagi saya. Tak ada yang bisa saya gambarkan saat itu selain rasa syukur yang sangat mendalam karena bisa menjadi bagian dari circle TFT KLTC Angkatan 7, berguru dengan orang-orang luar biasa dan berteman dengan orang-orang hebat. Kata sambut dan salam pagi menjadi pemicu antusias belajar di pertemuan pertama ini,

“Semangat pagi? Pagi! Pagi! Pagi!”

“Pagi, Pagi, Pagi? Semangat!”

Itulah salam semangat yang mengompori keadaan kelas. Kemudian dilanjutkan dengan tepuk tangan meriah serta rasa hormat yang tinggi untuk menyambut guru besar KLTC, Coach Puguh Dwi Kuncoro, yang akrab disapa Coach Puguh.

Meteri pertama TFT disampaikan langsung oleh Coach Puguh, yaitu membahas tentang LoA (Law of Attraction), namun sebelum saya menerima materi tersebut, Coach Puguh mengajak seluruh peserta untuk bersikap layaknya manusia di atas rata-rata, seperti halnya bertepuk tangan di atas kepala, mengangkat tangan sebelum mengajukan atau menjawab pertanyaan, dan banyak hal menarik lainnya. Pada pembahasan materi pertama ini, saya merasa bahwa selama ini yang saya lakukan terhadap diri saya dan peristiwa yang terjadi di alur hidup saya, semua bermula dari pikiran saya sendiri, ternyata terkaan pikiran seorang manusia didukung secara otomatis oleh alam semesta yang mengakibatkan praduga tersebut bias benar terjadi. Oleh karena itu, pada pembahasan materi awal ini, Coach Puguh mengajak saya dan peserta lainnya untuk berpikir positif terhadap perihal apapun, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi, kerena pikiran positif akan mempengaruhi keadaan selanjutnya begitupun sebaliknya.

Tak jarang saya mendengar petuah yang berbunyi, ‘awali harimu dengan senyuman dan rasa bahagia’. Petuah tersebut memberi pesan bahwa segala sesuatu yang diawali dengan rasa bahagia dan semangat akan mempengaruhi peristiwa dan keadaan seseorang selama satu hari penuh. Dalam artian jika saya memulai hari dengan pikiran positif maka kegiatan dan segala sesuatu yang terjadi di hari tersebut akan lebih mudah dilalui dan terasa lebih menyenangkan dijalani. Materi awal ini sangat cukup menjadi alasan bagi saya untuk menyebut bahwa TFT ini luar biasa. Materi pertama saja sudah berhasil membuat saya jatuh hati, apalagi materi-materi selanjutnya?

“Wah! Ternyata hal seperti ini ada ilmunya ya.” Batin saya.

“Wah, ternyata begini ya cara semesta bekerja.” Wah begini dan wah begitu. Menarik bukan?

Belajar versi manusia di atas rata-rata tentu sangat berbeda dengan versi belajar pada umumnya. Saya belajar selama 20 jam setiap harinya. Mungkin kamu bertanya-tanya, “20 jam? Yang benar saja?” Ya, tidak menafikkan keadaan bahwa saat itu saya sempat juga meragukan kemampuan saya,

“Bisa gak ya, belajar 20 jam per hari?”

“Gak tidur dong?”

“Emang bisa fokus belajar tanpa istirahat yang cukup?”

Meski rasa ragu mendominasi pikiran saya saat itu, tak berpikir panjang ilmu LoA (Law of Attraction) berperan langsung mengganti ragu menjadi yakin, dengan menepuk-nepuk kecil kepala sambil mengatakan “bisa, bisa, bisa, saya bisa!”. Dan ajaibnya saya benar-benar bisa, bahkan membuat saya semakin haus mengenal hal baru lagi, lagi, dan lagi hingga saat ini. 

Menanti pintu kelas terbuka, siap belajar, belajar lagi, belajar terus!

Yeay, I get it, Alhamdulillah

Moment bersama guru saya, Coach Puguh Dwi Kuncoro

Lalu, niat 100% itu apa? Oke, ini sebuah rahasia untuk kamu, pernahkah kamu mengusahakan sesuatu namun lagi-lagi gagal? Padahal telah banyak usaha yang kamu lakukan dan sudah banyak doa yang terpanjatkan. Sekarang saya ingin bertanya, apakah kamu sudah niat 100% untuk mencapai impianmu? Katakanlah sudah, tapi masih gagal? Sekarang saya ingin bertanya kembali, apakah kamu sudah niat 100%? Jangan-jangan baru 50% saja? Jawabannya cukup direnungkan saja ya. Jelas, saya mendapat rahasia ini saat mengikuti TFT yang membuat saya menjadi tahu bahwa pencapaian hidup yang gagal dapat dilihat dari seberapa besar niat yang saya bangun untuk mencapainya, jika gagal, berarti saya belum membangun niat 100% untuk mencapai impian saya,  sederhana bukan? Cukup katakan “Saya niat 100% ingin mencapai impian saya, saya ingin tanpa tapi, saya mau tanpa nanti.”

Menulis 30 impian untuk 30 tahun mendatang

Nah, ini baru sepenggal saja dari pengalaman saya selama TFT. Pengalaman selama 120 jam menemukan diri sendiri tidak akan cukup jika harus langsung diceritakan pada blog kali ini. Jadi, masih banyak hal luar biasa yang belum saya bagikan nih, banyak tokoh yang berperan hebat selama TFT yang belum saya ceritakan. Pengalaman luar biasa lainnya akan saya bagikan di blog selanjutnya, ditungguya. See you all..

Tentang guru luar biasa dan teman hebat

Belajar hal luar biasa itu membahagiakan

Komentar

Posting Komentar