Postingan

Masih Menganggap Pertengkaran itu Wajar? Stop, Jangan Baca ini!

Pertengkaran adalah hal lumrah terjadi di dalam sebuah hubungan antar dua pihak atau lebih. Namun, bukan berarti pertengkaran hal yang selamanya dipandang receh dan sepele kerena pertengakaran kecil akan tertimbun menjadi besar bisa terus dilakukan, ini itu jadi persoalan, kesalahan kecil dibesar-besarkan, dan hal-hal yang lain yang tidak saya sebutkan di sini. Menjalin hubungan adalah sebuah pilihan yang berlandaskan komitmen antar pihak yang berperan, bukan salah satunya tapi keduanya. Ada sebuah pepatah ‘ pertengkaran suami istri itu bagaikan membelah air dengan pedang ’, pepatah ini cukup berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah perceraian, karena anolaginya air yang terbelah akan menyatu dan kembali seperti semula, karena itulah pertengkaran menjadi yang lumrah terjadi dalam sebuah hubungan. Namun, jika ditelaah lebih dalam maksud dari pepatah ini ialah terfokus pada pedang bukan air, pedang yang membelah air dapat melukai apapun yang ada di dalamnya. Analogi ini dapat kita ...

Perpisahan itu Lumrah Terjadi, So Don’t Worry!

Ada fenomena yang lumrah terjadi bahkan bisa terjadi di setiap keadaan namun sangat dihindari oleh kebanyakan orang, apa itu? , perpisahan. Bak dedaunan yang khawatir menguning karena bisa membuatnya terpisah dari batangnya, ya, hal itu tak jarang membuat orang sedih berkelanjutan bahkan tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya setelah perpisahan. Mari kita spesifikkan pembahasan, bahwa perpisahan yang begitu dihindari oleh kebanyakan orang ialah perpisahan yang membuat kita berpisah dengan orang yang memberi makna dalam hidup kita. Mudahnya, momen perpisahan dengan orang terkasih akan memberi warna mencolok dalam kanvas kehidupan seseorang, menjadi momen tak terlupakan, bahkan bisa membuat seseorang yang mengalaminya tidak bisa memaafkan momen tersebut karena menanggung perihnya kehilangan. Hal-hal yang bisa membuat seseorang enggan melewati momen perpisahan ialah rasa ketergantungan terhadap orang lain, tidak bisa berbuat apapun tanpa kehadirannya, bahkan merasa t...

Sendirian? Siapa Takut!

Senang sekali menyambut pagi ini, menjadi istimewa karena hari ini sengaja saya luangkan waktu untuk memberi reward terhadap diri sendiri yang sudah berusaha disiplin terhadap mimpi yang tertulis. Saya berencana mengajak salah satu teman saya untuk menemani hari istimewa ini, “Nasywa, jalan-jalan yuk!” , ajak saya melalui pesan Whatsapp. “Kapan?”, tanyanya balik. “Hari ini, yuk!” “Maaf banget nih, lagi banyak tugas” “Yah,, gak bisa ya, ya udah semangat nugasnya” , ujar saya. Mengajak teman lain adalah tindakan yang saya lakukan setelah Nasywa tidak mengindahkan ajakan saya, namun, tidak ada satupun teman yang bisa menemani. Sedih, iya, serasa dunia tak lagi sama seperti dulu yang bisa kapanpun meminta teman untuk sekadar menemani berkeliling Kota Jogja. Karena dirasa sudah taka da lagi teman yang bisa dibujuk, akhirnya saya terdiam merenungkan pilihan antara tetap berangkat atau membatalkannya, selang berapa detik timbul pertanyaan dalam benak saya; “Kenapa harus mem...

Apa Benar 'Diam' Tidak Menambah Masalah?

Tahukah anda, dengan pepatah ‘diam itu emas”? Taruhlah anda mengetahuinya, apakah anda setuju dengan pepatah tersebut? Setuju atau tidak itu pilihan, sah-sah saja memilih yang mana. Namun bagaimana dengan kalimat, “Lebih baik diam, setidaknya diam tidak menambah masalah” Fenomena yang banyak terjadi, diam dijadikan solusi dalam menghadapi masalah dan mirisnya berharap dengan diam tidak akan menambah masalah. Seseorang yang memilih dia di keadaan tertentu bisa disebabkan beberapa faktor. Faktor-faktornya sangat beragam, lebih-lebih ketika momen bertengkar dengan orang terdekat, seperti keluarga, sahabat, dan banyak terjadi ‘diam’ banyak digunakan ketika bertengkar dengan pasangan. Memang, diamnya seseorang memiliki tujuannya masing-masing ada alasan besar di baliknya, seperti alasan tidak ingin memperpanjang masalah, menambah keributan antar pihak, atau menambah masalah baru. Kuran lebihnya begitu, bukan? Mengharap keadaan kembali baik-baik saja dengan ‘berdiam’, hanyalah ...