3 Tips Menaklukkan Rasa Takut saat Menghadapi Publik

Rasa takut akan suatu hal adalah hal yang wajar dimiliki seseorang, karena sejatinya individu manusia memiliki perasaan tersebut, seperti halnya takut akan suara keras dan ketinggian. Setiap individu manusia memiliki rasa takut yang beragam dan tentu hal tersebut tidak dapat disalahkan dengan apapun karena murni ketakutan subjektif. Ketika rasa takut mendominasi keadaan seseorang, hal tersebut bisa mengganggu bahkan mengahambat akitivitas individu tersebut, logikanya sangat mudah saja, bagaimana ia akan mengambil tindakan melangkah saja ia ketakutan.

Menurut Ongky Hojanto, “perbedaan antara orang sukses dan orang gagal terletak pada cara mereka mengelola rasa takut. Orang gagal akan membiarkan ketakutan menghentikan mereka, sedangkan orang sukses bisa mengatasi rasa takut yang mereka alami”, dua kalimat di atas memberi pesan bahwa rasa takut cukup berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang. Jika ketakutan adalah kendala, tentu ada solusi untuk mengatasinya. Rasa takut memang banyak bentuknya, seperti halnya rasa takut terhadap hewan tertentu, takut dengan makhluk tak kasat mata, bahkan menariknya hasil survei yang dilakukan oleh The People’s Almanac Book terhadap 3.000 warga Amerika mengenai hal apa yang paling ditakuti seseorang mengatakan bahwa persentase tertinggi sebesar 21% dengan jumlah 630 orang, hal yang paling ditakuti seseorang ialah ketika ‘berbicara di depan kelompok’. Itu artinya, berbicara di depan public bukanlah hal mudah dilakukan namun bisa dipelajari agar rasa takut yang dirasa berpindah keadaan menjadi terbiasa.

Mungkin teman, keluarga, bahkan diri sendiri pernah mengalami apa yang dinamakan demam panggung saat hendak tampil atau berbicara di depan banyak orang. Bisa dikatakan hal tersebut adalah hal yang lumrah dialami oleh setiap orang. Namun, keadaan tersebut akan menghambat, merusak, bahkan menghancurkan performance meski telah berlatih keras sebelumnya. Karena rasa takut tidak melihat seberapa banyak latihan yang dilakukan namun seberapa pandai anda mengatasi rasa takut yang muncul. Jika berpacu pada hasil survei di atas betapa banyak orang yang masih belum bisa melawan rasa takut saat hendak berbicara depan public padahal jika dilogikakan bertemu dan berbincang dengan orang lain adalah aktivitas rutin yang dilakukan manusia pada umumnya. Dan bisa diambil kesimpulan bahwa jumlah orang yang berada di hadapan kita saat berbicara sangat mempengaruhi keadaan perasaan seseorang terutama rasa takut.

Sebelum berlanjut ke pembahasan cara untuk mengatasinya, saya akan terlebih dahulu menanyakan satu hal,

Perasaan apa yang sering kali muncul ketika anda hendak tampil di depan banyak orang?

Nervous, gemetar, gugup, takut, kebelet kencing, keringat dingin, tiba-tiba wajah terlihat pucat, dan lain sebagainya.

Jawaban di atas semoga bisa mewakili jawaban anda yang sedang membaca artikel ini. Perasaan-perasaan di atas seakan otomatis muncul dan sukar dikendalikan, alhasil performance tidak tidak maksimal dan dampak paling dihindari ialah tak lagi dipercaya untuk menyampaikan sesuatu di depan banyak orang. So, mari kita bahas bagaimana cara untuk mengatasi rasa takut yang hadir, berikut penjelsannya:

3 Tips Menaklukkan Rasa Takut saat Menghadapi Publik dengan 3P

1.        Penampilan

Penampilan memang bukan yang utama tapi penampilanlah yang dilihat dan dinilai pertama, seseorang bisa dibaca kualitas diri salah satunya dari cara ia berpenampilan. Jika dikaitkan dengan dunia public speaking, ia bisa menyesuaikan pakaiannya dengan konsep acara di mana ia akan tampil. Mengapa penampilan menjadi salah cara mengatasi rasa takut, karena berpenampilan yang sesuai akan memunculkan rasa percaya diri seseorang dalam keadaan apapun itu, lebih-lebih saat akan tampil di depan banyak orang.

2.        Pernapasan

Agar lebih rileks menyampaikan sesuatu dan pesan yang disampaikan dapat tertuang dengan tepat dan benar, ada baiknya mengatur napas terdahulu. Sedangkan, a great public speaker ialah pembicara 3B, ia yang mampu menyampaikan pembahasan dengan ‘baik, benar, dan bermanfaat’. Nervous, gemeter, keringat dingin, pucat, kebelet kencing, atau perasaan lain yang menghambat penampilan. Mengatur pernapasan sebelum tampil akan membuat keadaan raga kembali stabil. Teknik pernapasan yang bisa dilakukan ialah pernapasan perut, tenik ini akan mengembalikan raga stabil menghirup oksigen sehingga keadaan juga kembali normal. Adapun prosedur pernapasan perut menurut Ongky Hojanto:

1)        Taruh tangan kanan di atas perut

2)        Tarik napas dengan hidung

3)        Rasakan perut anda mengembung saat anda menarik napas

4)        Embuskan napas perlahan-lahan dengan mulut

5)        Rasakan perut anda mengempis saat napasn diembuskanatau dikeluarkan

3.        Persiapan

Persiapan di sini ialah pentingnya mengikuti gladi bersih sehari sebelum pelaksanaan acara. Mengetahui kondisi panggung akan sangat membantu melebur rasa takut, meski tips ke-3 ini bersifat subjektif namun berdasarkan pengalaman penulis hal tersebut berdampak signifikan pada kualitas performance. Setidaknya ada gambaran awal sebelum benar-benar menghadapi publik. Di samping itu, tips persiapan ini juga membantu mengetahui hal-hal yang harus tersedia seperti halnya fasilitas atau sarana prasarana dan mengoptimalkan apa-apa yang belum maksimal.

3 tips ini akan membantu anda melebur rasa takut saat hendak berbicara di depan banyak orang. Setiap kendala yang hadir memiliki penanganannya masing-masing, oleh karena itu, semoga dengan hadirnya 3 tips ini dapat membantu para individu yang sedang ingin mengimprov kualitas diri dalam dunia public speaking menjadi lebih baik lagi dan jika boleh saya berpendapat  pembahasan ini sangat relvan untuk anda yang baru saja memutuskan diri untuk terjun dan mendalami keilmuan public speaking. Semoga bermanfaat..

Untuk info lebih lanjut mengenai keilmuan public speaking silahkan kunjungi akun Instagram @unlimitedpublicspeaking.

 

 


Komentar