Public Speaker Wajib Tahu!, Start from Your Dress
Menilai seseorang dari cara ia berpenampilan sudah menjadi konsensus sosial di kalangan masyarakat luas. Dan tidak menafikkan hal tersebut dijadikan salah satu aspek yang diperhatikan, karena penampilan seseorang akan memberi kesan pertama bagi orang lain. Penampilan secara urgensi memang bukanlah yang utama namun dengan penampilan adalah aspek pertama yang dinilai oleh khalayak, terlebih ketika kita sedang menjadi public speaker atau orang yang sedang melakukan perform bidang apapun itu.
Boleh-boleh saja, jika kita
menempatkan pembahasan adalah aspek terpenting bagi seorang public speaker
namun ada hal yang harus diingat bahwa pembahasan yang menarik dan berbobot
sekalipun tidak akan tersampaikan dengan maksimal bila aspek-aspek pendukungnya
tidak diperhatikan, salah satunya perihal berpenampilan. Berpenampilan yang
sesuai adalah jawaban untuk pembahasan artikel kali ini, untuk bisa
berpenampilan yang sesuai tentu kita sebagai public speaker telah memahami
konsep acara yang akan diselenggarakan, dengan begitu akan sangat mudah
menentukan penampilan yang sesuai saat nanti tampil di depan publik.
Kenapa perlu diperhatikan?, karena membangun citra adalah hal penting bagi seorang public speaker. Bagaimana tidak, seluruh pandangan akan tertuju ke satu arah, tak lain ke arah sumber suara. Penampilan akan meningkatkan rasa percaya diri seseorang, tampil dengan pakaian terbaik dan sesuai akan membuat orang lain menilai bahwa orang tersebut telah memiliki persiapan yang matang. Bisa dikatakan, penampilan akan mewakilkan kualitas diri kita di hadapan banyak orang. Tak heran, jika penampilan dijadikan kesan pertama yang dilihat. Oleh karena itu, sebagai seorang public speaker wajib memperhatikan aspek ini guna memaksimalkan performancenya saat di panggung. Menurut Ongky Hojanto, ada 11 hal yang perlu diperhatikan oleh seorang public speaker:
1.
Atasan dan Bawahan
Ada beberapa jenis pakaian silahkan
pilih sesuai kebutuhan, dengan melihat konsep dan tema acara yang diselenggarakan.
Mudahnya, jika menggunakan pakaian atasan berwarna cerah maka padukan dengan
bawahan hitam. Misal, ketika kita hendak menjadi narasumber di acara yang
berbau mistis bisa gunakan pakaian yang serba hitam. Menyesuaikan pakaian
dengan konsep acara juga akan menambah kepercayaan khalayak dan tentu hal
tersebut juga akan menambah networking sebagai public speaker. Jika boleh
berpendapat, gunakan maksimal 2 warna saja saat berpakaian kerena warna pakaian
juga mempengaruhi kenyamanan audiens saat mereka memperhatikan anda.
2.
Jas
Bila menggunakan jas, pastikan jas
yang digunakan telah disetrika dan tidak berbau. Jas biasa digunakan di acara
formal dan berintegritas. Serta pastikan warna jas dan kemeja tidak berwarna
sama karena dapat menghilangkan peran keduanya.
3.
Dasi
Tidak semua acara mewajibkan
menggunakan dasi, lagi-lagi tergantung konsep dan tema acara. Namun, dasi juga
perlu diperhatikan, mudahnya, sesuaikan warna dasi dengan warna celana, atur
panjang dasi agar tepat di atas ikat pinggang, dan pastikan dasi yang anda
gunakan tidak terlalu panjang atau kecil.
4.
Tas
Tas biasa digunakan untuk menyimpan
barang-barang keperluan ataupun pribadi, jadi pastikan tas yang digunakan tidak
berisi barang-barang yang tidak penting, terlebih jika tas tersebut tas laptop.
5.
Sepatu
Sepatu yang digunakan juga harus
sesuai, baik warna maupun tipenya. Jika perlu dan memang sebaiknya semir sepatu
sebelum digunakan, pilihlah sepatu dengan hak rendah atau tidak sama sekali
guna meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan dengan artian pilihlah sepatu
yang nyaman untuk anda gunakan karena hal tersebut juga akan mempengaruhi
kenyamanan anda saat menyampaikan pesan. Hindari menggunakan sepatu baru karena
belum tentu sepatu tersebut memberikan kenyamanan bagi anda.
6.
Laptop
Perhatikan keadaan laptop anda saat
hendak tampil di depan banyak orang baik dari segi fungsi maupun keadaan
fisiknya. Pastikan laptop yang anda digunakan dalam keadaan bersih dan
berfungsi baik.
7.
Kaus Kaki
Gunakan kaus kaki yang nyaman bila
digunakan dan pastikan tidak bolong apalagi berbau karena hal itu akan sangat
mengganggu anda dan orang sekitar.
8.
Kuku Tangan
Perhatikan kuku tangan agar terus
dalam keadaan bersih. Kenapa perlu? Saat menyampaikan pembahasan, sebagai
public speaking, kita, menggunakan spidol untuk menjelaskan materi tertentu dan
tak jarang terjadi tinta spidol mengotori jari. Oleh karena itu, pastikan kuku
tangan tetap bersih hingga acara selesai karena hal tersebut akan menggambarkan
sisi profesionalitas diri kita sebagai public speaker.
9.
Bau Badan
Bisa dikatakan memperhatikan bau
badan adalah hal terpenting perihal berpenampilan. Bau badan akan sangat
mengganggu orang lain yang ada di sekitar anda. Oleh karena itu, gunakan
deodorant atau parfum dengan aroma yang lembut alias tidak begitu menyengat.
10.
Rambut
Rapikan ramput agar tidak
mengganggu audiens melihat mimik wajah anda dan gunakan minyak wangi rambut
dengan aroma yang lembut guna menjaga kerapian rambut selama menyampaikan
pembahasan.
11.
Kumis dan Janggut
Perhatikan keduanya untuk tetap rapi dan tidak mengganggu pandangan audiens terhadap anda. Karena jika tidak, bisa-bisa audiens merasa risih dengan penampilan anda dan tentu hal tersebut membuat audiens enggan memperhatikan anda.
11 hal yang perlu diperhatikan saat berpenampilan akan membantu anda lebih percaya diri saat menghadapi public, bersikap lebih siap dan nyaman saat menyampaikan pesan serta meningkatkan kredibilitas dan profesionalitas diri sebagai public speaking karena mampu membuat audiens respect terdahap anda. Semoga bermanfaat!
Ingin tahu lebih mendalam mengenai public speaking? Silahkan kunjungi
akun instagram @unlimetedpublicspeaking
Komentar
Posting Komentar